Prambanan, Candi Hindu Tercantik di Dunia
Posted in |
di
9:47 AM
Candi Prambanan adalah bangunan luar biasa cantik yang dibangun di abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Menjulang setinggi 47 meter (5 meter lebih tinggi dari Candi Borobudur), berdirinya candi ini telah memenuhi keinginan pembuatnya, menunjukkan kejayaan Hindu di tanah Jawa. Candi ini terletak 17 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, di tengah area yang kini dibangun taman indah.
Kerja Keras Adalah Energi Kita
Posted in |
di
7:21 AM
Kerja keras adalah energi kita, Benar sekali ungkapan yang baru saja anda baca, Pertamina,,, Perusahaan Pertambangan dan Minyak Nasional yang merupakan salah satu perusaan terbesar yang di kelola pemerintah dan merupakan aset kekayaan negara sampai sekarang. Tak heran karna modal awal dasar pertamina mencapai Rp. 200 triliun.
Pertamina memproduksi Minyak tanah, Premium, Solar, Gas Elpiji, dan sebagainya, yang haarganya hari-hari ini masih tidak tentu karena terpengaruh dengan keadaan ekonomi di dunia yang belum stabil. Kebijakan pertamina yang sedang ramai saat ini adalah pengalihan dari pengguna minyak tanah agar mau menggunakan gas elpiji. Kebijakan itu mendapat reaksi yang berbeda-beda dari berbagai kalangan, seperti pada kalangan yang setuju mengatakan harga elpiji lebih murah dari pada minyak tanah, tapi pada kalangan yang tidak setuju dengan kebijakan itu mengatakan bahwa elpiji lebih berbahaya dari pada minyak tanah, karena elpiji mudah meledak dan bantuan yang di kirim pemerintah berupa kompor gas beserta gas dan tabungnya dengan ukuran 3 kg banyak ditemukan tabung-taabung yang ternyata sudah berlubang, hal ini juga yang menyebabkan banyaknya kebakaran karena meledaknya gas bantuan dari pemerintah selain dari ketidak pahaman warga tentang elpiji.
Pertamina memproduksi Minyak tanah, Premium, Solar, Gas Elpiji, dan sebagainya, yang haarganya hari-hari ini masih tidak tentu karena terpengaruh dengan keadaan ekonomi di dunia yang belum stabil. Kebijakan pertamina yang sedang ramai saat ini adalah pengalihan dari pengguna minyak tanah agar mau menggunakan gas elpiji. Kebijakan itu mendapat reaksi yang berbeda-beda dari berbagai kalangan, seperti pada kalangan yang setuju mengatakan harga elpiji lebih murah dari pada minyak tanah, tapi pada kalangan yang tidak setuju dengan kebijakan itu mengatakan bahwa elpiji lebih berbahaya dari pada minyak tanah, karena elpiji mudah meledak dan bantuan yang di kirim pemerintah berupa kompor gas beserta gas dan tabungnya dengan ukuran 3 kg banyak ditemukan tabung-taabung yang ternyata sudah berlubang, hal ini juga yang menyebabkan banyaknya kebakaran karena meledaknya gas bantuan dari pemerintah selain dari ketidak pahaman warga tentang elpiji.
Monas yang Indah
Posted in |
di
12:59 PM
Setiap hari libur, Monas selalu dikunjungi banyak wisatawan. Di sini Anda bisa menikmati banyak jenis wisata dan bahan pendidikan. Anda bisa menaiki monumen yang menjulang tinggi hingga ke puncak Monas. Anda juga dapat berolahraga bersama teman dan keluarga. Anda juga bisa menikmati taman yang indah dengan berbagai pepohonan yang rimbun dan asri. Atau Anda bisa menikmati hiburan air mancur yang menarik.
Sedangkan wilayah taman hutan kota di sekitar Monas dahulu dikenal dengan nama Lapangan Gambir. Kemudian sempat berubah nama beberapa kali menjadi Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas dan kemudian menjadi Taman Monas.
Sejarah Monas
Monas mulai dibangun pada bulan Agustus 1959. Keseluruhan bangunan Monas dirancang oleh para arsitek Indonesia yaitu Soedarsono, Frederich Silaban dan Ir. Rooseno. Pada tanggal 17 Agustus 1961, Monas diresmikan oleh Presiden Soekarno. Dan mulai dibuka untuk umum sejak tanggal 12 Juli 1975.Sedangkan wilayah taman hutan kota di sekitar Monas dahulu dikenal dengan nama Lapangan Gambir. Kemudian sempat berubah nama beberapa kali menjadi Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas dan kemudian menjadi Taman Monas.
RUMAH GADANG
Posted in |
di
8:58 AM

Di Minangkabau, rumah tempat tinggal dikenal dengan sebutan Rumah Gadang (Besar), atau kadang-kadang disebut juga dengan Rumah Bagonjong. Besar bukan hanya dalam pengertian fisik, tetapi lebih dari itu, yaitu dalam pengertian fungsi dan peranannya yang berkaitan dengan adat.
Tingginya penilaian orang Minangkabau dengan rumah adatnya dikemukakan dengan kiasan atau perumpamaan berikut:
Rumah gadang sambilan ruang, salajang kudo balari, sapakiek budak maimbau, gonjongnya rabuang mambasuik, antieng-antiengnyo disemba alang, parabuangnyo si ula gerang, batatah si timah putiah, rusueknyo tareh limpato, cucuran atoknyo alang babega, saga tasusun sarupo bada mudiek. Parannyo si ula gerang, batata aie ameh, salo-manyalo aie perak. Jariaunyo puyuah balari, dindieng ari dilanja paneh, tiang tapi panague jamu......
Langganan:
Postingan (Atom)











